Memaafkan adalah memberikan sedikit ruang pada rasa benci. Seseorang pernah berkata seperti itu. Mungkin ada benarnya. Rasa tidak suka muncul dalam ekspresi, feedbacknya adalah permintaan maaf lalu memaafkan. Rasa suka hadir dalam penghargaan dan pujian pada Allah swt atas nikmatnya rasa senang. Suka dan tidak suka bergulir cepat, mungkin beberapa menit yang lalu tidak suka, tapi sekarang bisa sangat menyukainya. Dan anehnya, ini terkadang terjadi pada objek/ orang yang sama. Pada akhirnya saya tunduk pada suatu kesimpulan, kenapa kita suka dan senang? Karena belum tampak keburukannya yang membuat kita tidak suka. Dan kenapa tidak suka dan benci? Ya tentu karena belum tampak kebaikan kebaikannya. Jadi ketika ada yang tidak kita suka, berikanlah sedikit ruang untuk(memaafkan)nya karena mungkin ada kebaikan kebaikannya yang belum kita ketahui.

Advertisement